Senin, 03 Januari 2011

SANG WAKTU part one

Sebuah renungan…

Dari sebuah buku elektronik yang berisi tentang motivator yang membuat saya begitu pentingnya makna sebuah sang waktu, disana saya menemukan arti tentang Sang Waktu…

Untuk memahami makna SATU TAHUN, tanyalah pada siswa yang tidak naik kelas
Untuk memahami makna SATU BUAN, tanyalah pada ibu yang melahirkan bayi prematur
Untuk memahami makna SATU MINGGU, tanyalah pada editor majalah mingguan
Untuk memahami makna SATU HARI, tanyalah pada pekerja dengan gaji harian
Untuk memahami makna SATU JAM, tanyalah pada gadis yang sedang menungu kekasihnya
Untuk memahami makna SATU MENIT, tanyalah pada seseorang yang ketinggalan kereta
Untuk memahami makna SATU DETIK, tanyalah pada seseorang yang selamat dari kecelakaan
Untuk memahami makna SATU MILIDETIK, tanyalah pada pelari peraih medali perak Olimpiade
Lama dan sebentar, itu adalah pengertian tentang waktu, namun sadarkah kita bahwa waktu terus berlalu?
Setiap orang mempunyai waktu yang sama , tapi tidak semua orang mampu menggunakannya secara efektif.
Waktu tidak sama dengan energi, maka waktu tidak akan pernah bisa kembali ataupun diciptakan lagi. Jika waktu sudah berlalu , maka ia akan tetap hilang. Oleh sebab itulah waktu merupakan komoditi yang paling berharga di dunia ini, dan sangat bersifat ”keras dan tegas” bahkan cenderung ”kejam” yang digunakan di dalam dunia bisnis khususnya dan kehidupan pada umumnya. Akan tetapi sunguh sangat aneh bisa kita lihat, bahwa yang bernama WAKTU ini oleh karena sesuatu sebab, ia sering kali diperlakukan seperti ”sampah tak berguna” saja! Kebanyakan orang sering kali sangat meremehkan sang waktu ini. Sebagian dari kita bahkan tidak memikirkan bagaimana waktu yang ada inibisa dikelola dengan baik dan optimal.

Waktu semestinya diinvestasikan bukan dibuang-buang. Dan sebagaimana halnya factor-faktor penting lainnya dalam bisnis, maka investasi waktu dapat dibuat lebih efisien dan efektif setiap harinya dengan hal-hal kecil, sebab waktu adalah investasi dari menit ke menit, jam ke jam, dan hari ke hari.
Ingatlah waktu sedetik yang telah berlalu sudah dapat dikatakan sebagai masa lalu dan sedetik itu taidak akan mungkin dapat kita ulang kembali...
Kehidupan berjalan terus beriringan dengan Sang Waktu.
Sudahkah kita menggunakan waktu yang kita miliki untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat?

Tidak ada komentar: